Blognya Triunt

Kerabat KOTAK Solo

Internet sebagai pelampiasan Cinta

katakan cinta
Cinta oh Cinta, kayak apa sih bentuknya, warnanya, baunya, kalo rasanya mah tiap hari bakal berbeda-beda, ada yang ngeblog sebagai media curhat, ada puisi puisi indah disana, ada juga facebook sebagai situs jaringan sosial dan microbloging yang dengan sangat gampang merubah-rubah status yang penuh kata-kata cinta hingga teman-temannya akan pura-pura kasih komentar dari yang basa-basi hingga yang tulus, yang lebih pinter kalo lagi patah hati ada aja pelampiasan, website resmi sebuah pemerintahan juga dideface dan dimasukin puisi-puisi berharap akan ada yang mendengar jeritan tangisan hatinya. dan memang begitulah adanya.

Cinta memang bisa merubah segalanya, teman saya yang perokok berat bisa berhenti total secara jujur karena pesan cewek yang benar-benar dicintainya, orang yang tidak bisa maen musik bisa tiba-tiba semangat belajar hingga mahir gara-gara cinta, orang pelit minta ampun bisa berubah murah hati juga karena cinta, si introvert bisa tiba2 berubah extrovert dengan wanita yang dicintainya, dan terkadang pelampiasan yang tak tersalurkan itu jatuh ke internet, saya yakin disana ada semangat, karena cinta adalah semangat, hingga hal yang imposibel sekalipun bisa dilakukan karena cinta, berikut kata-kata gombal tentang tulus, sabar, ikhlas itu sebenarnya adalah sebuah bukti yang kadang ditutup2i hingga titik kebohongan yang dilebih-lebihkan, ini cukup fair bagi saya, dengan pengecualian yang hanya berniat untuk melecehkan atau mempermainkan pasangan .

seperti tulisan dibawah ini yang saya ambil dari sebuah status di facebook

Cinta yang sempurna adalah ketika aku menangis, aku merindukannya saat dia melupakanku, aku masih peduli saat dia mulai mencintai orang lain, aku masih bisa tersenyum dan bahagia untuknya. karena mencintai bukan Apa yang aku lihat tetapi apa yang aku rasakan, bukan yang aku dapat tapi apa yang aku beri, bukan bagaimana caraku melupakannya tetapi sejauh mana aku bisa bertahan. (Aditya Cakepz)

dari status itu saya sempat merenung, dengan logika dan bukan dengan perasaan, selama ini saya selalu menuntut hal yang fair dan balance, jika saya bisa mencintainya tulus, saya selalu ingin menuntut cinta yang tulus pula, dan saya berfikir bisakah suatu saat nanti saya bisa mencintai seperti itu, saya pikir harus untuk orang-orang yang benar-benar pilihan dan benar-benar aku sayangi, suatu saat nanti jika saya benar-benar jatuh cinta pada seseorang saya akan berusaha menerapkan tulisan diatas, tidak ada yang salah dengan tulisan diatas, bahkan sama sekali tidak menguatkan ataupun melemahkan, saat menerapkannya yang kita tahu adalah saat ini saya menyayanginya dan itu saja, hingga efek-efek diatas akan menimbulkan tulisan seperti ini

Saat saya melakukan kesalahan yang tidak sengaja akan saya katakan alasan yang sebenarnya sekalipun dia tidak percaya, jika saya ketahuan berbohong kepada dia akan saya katakan alasan apa adanya kepada dia meskipun dia tidak percaya, saat saya tahu dia melakukan kesalahan saya akan mengatakannya dengan cara saya sendiri, saat saya tahu dia cantik hari ini aku akan memujinya sepenuh hati, jika saya tahu dia tidak cantik hari ini aku akan menyindirnya seperti recokan ringan, jika dia merindukan orang lain (termasuk cowok lain) akan ku usahakan kupertemukan dia, jika dia mulai mencintai orang lain akan ku ikhlaskan dia.

Hebat bukan, ini bukan kebodohan, bukan untuk melemahkan, tapi juga tidak menguatkan, kata-kata diatas mengalir begitu saja, logika If -then-else di bahasa pemrograman dimata saya hanyalah teori air mengalir, Jika tidak menguap dia akan mengalir ke bendungan atau lanjut hingga ke muara.

Kemarin sebuah web pemkab kotaku dideface, dan karena terlalu mudah dirunut dengan teori penyidikan ala saya, akhir saya bisa menghubungi hackernya, dan setelah chat cukup panjang dia bilang sedang sakit hati gara-gara dikecewain cewek sebuah SMA di kotaku, dia sendiri masih anak SMA, tuh kan Cinta bisa bikin orang menjadi defacer, di halaman lain dia juga menginjeksi sebuah halaman baru berjudul poem.htm, puisi cintanya ada disana, Cinta membuat orang ingin selalu kelihatan hebat dan berkarakter.

Seni Internet ala Orang Jatuh Cinta

1. Bikin kuis palsu berkedok ramalan Cinta
Umumnya dia adalah bloger, di sebuah halaman blognya dia bikin form untuk pengisian nama-nama pasangan yang akan diramal dan sebuah tombol submit, dimana command button submit itu akan mengeksekusi perintah rekam tulisan, dan dia mengarahkan link menuju halaman jebakan ini kepada orang yang dicintainya, dia memang mengambil resiko karena mungkin targetnya tidak menulis namanya pada saat terjebak dan akan kecewa, tetapi jika dia beruntung dia akan lebih memiliki kesempatan dan rasa pede karena diam-diam dia juga diperhitungkan.

2. Bikin Login palsu
Biasanya hal ini sangat mudah dilakukan di situs jejaring sosial macam facebook, friendster ataupun myspace, dengan membuat halaman login yang sama persis dengan yang asli, hanya merubah perintah pada tombol login dengan perintah record itu saja, dengan membelokkan halaman tertentu ke halaman palsu ini tentu saja tidak banyak orang yang curiga, dan dengan jebakan ini alhasil alamat email, password bahkan hingga IP address bisa tersimpan di database record pembuat login palsu, efeknya dia bisa aja mendeface halaman profil pada banyak member secara massal, menempatkan puisi2, link, group, page, dan banyak lagi.

3. SPAM, Hoax, Oneliner, OOT ala Cinta
Yang gak punya skill cukup di internet cara nomor 3 adalah cara terakhir, mengirim kata-kata enggak jelas, ngaco, Nyampah, keluar topik, komentar pendek berulang cukup untuk pelampiasan cinta, inilah yang sering mbikin moderator blog, milis, group, forum geregetan memantau komentar nggak jelas yang bertebaran di halamannya.

One response to “Internet sebagai pelampiasan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: