Blognya Triunt

Kerabat KOTAK Solo

Category Archives: Uncategorized

2012 Apa yang kamu lihat?

Saya kira setelah nonton film 2012 akan banyak berdampak baik buat Indonesia, dulu saya naik gunung Merapi dalam kondisi sama sekali Iman tipis, pada saat melihat kawah gunung yang masya Allah menakutkan sekali saya jadi takut kiamat, tapi film ini ternyata justru sebaliknya, film ini justru ditentang oleh orang yang sama sekali belum menontonnya, seperti pada berita ini http://showbiz.vivanews.com/news/read/106142-mui_jatim__film_2012_ditarik_saja , seperti inikah yang disebut bijaksana? ternyata mereka lebih percaya gosip daripada menjadi saksi (kalo percaya gosip emang Indonesia banget sih), nonton film saja belum udah bikin statement, kalo boleh digambarkan seperti Penuntut Umum yang lupa berkas Penyidikan, bahkan dia tidak tahu arah mana yang dia tentang, yang dia tahu adalah statement 2012 adalah kiamat, saya tersenyum sendiri ada kebijaksanaan yang sedemikian kerdil. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Tiyoe Pindahan jadi Triunt

Hmm, nganu, blognya Tiyoe pindahan, kesini

www.triuntoro.com

Mampir ya… :mrgreen:

Suer, Gue Kagak Bakat Jadi Model

Hari ini hari penting, Senin, I like Monday, Semalem gue kagak bisa tidur gara-gara handphone kagak bisa dicas (charge-red), padahal nyawa batreinya udah tinggal 0,0000045 watt jah stress juga gara-gara nunggu sms yang ignored (bahasa jowonya ga digagas), Sampe dini hari gue muter-muter searching stop kontak seisi rumah yang paling cuman ada 6 biji (jowo : tancepan, jowo ndeso : cupcupan) bahkan stop kontak samping WC gue tanclepin (colokin), kagak mempan juga, akhirnya gue curi HP bokap buat gue ganti sama simcard gue, sekedar buat jaga-jaga kalo ada sms masuk, kayak sebelumnya HP bokap yang gue congkelin sim cardnya bentar cuman buat kirim pesan “Nite”. Baca pos ini lebih lanjut

Tulisan ini Cermin Untukku

Tahun ini adalah tahun yang tidak mudah bagi 2 negara besar di Asia Tenggara, Indonesia – Malaysia, pemberitaan media yang kian provokatif membuat masyarakat kian salah paham, dilanjutkan dengan provokasi segelintir orang dari dua negara, menjadikan isu besar yang cukup aneh jika saya fikirkan, mungkin saya telah salah menulis tulisan ini, tetapi inilah sedikit pemikiran saya yang saya pastikan berasal dari nurani dan sedikit ilmu sejarah yang saya punya, benar kata Pak Tung bertanyalah pada orang yang pintar biarpun hanya 5 persen dari pada kepada orang biasa-biasa saja walaupun tersedia 95 persen, tetapi saya tidak menyatakan pintar dan biasa menurut ilmunya, tetapi menurut nurani dan kemampuan berkacanya.

Baca pos ini lebih lanjut

ANDAI AKU SEORANG TERORIS

Indonesiaku kembali berduka, disana ada satu pihak yang tersenyum puas, puas tengan kekonyolan dan kebodohannya, aku tertawa membayangkannya, MEMALUKAN.

Lebih lucu lagi ada yang menganggap kejadian ini adalah bencana. haaa, semudah itukah menkategorikan aksi teror yang tidak manusiawi seperti ini sebagai bencana, bencana buatan manusia begitukah?

Adanya pembenaran

Saya sangat menyayangkan dengan adanya kepercayaan model teror seperti ini dianggap sebagai jihad, cara instan masuk surga, sangat egois sekali, seandainya dogma dari para gembong teror itu ‘dianggap’ benar, Bijaksanakah kita memastikan mereka masuk surga disaat saudara-saudaranya menjadi merasa tidak aman, merasa kehilangan, meregang nyawa, dia telah membunuh, dan yang paling konyol bunuh diri, mereka selalu berjuang menebarkan semangat permusuhan, mereka sembunyi khas pengecut sejati dengan sangat bangga, fuh…jadi pecundang paling sejati, bersembunyi dibalik gembong yang kharismatik, terlihat pandai sembunyi dan sangat inspiratif, seorang teladan yang seandainya direnungkan akan sangat memalukan telah mempercayainya, teladan yang mengelu-elukan sebuah nama yang mereka anggap Guru besar ‘Osama Bin Laden’, seorang pemimpin terorisme yang ilmuan Islam termasyurpun tidak membenarkannya. Jadi lebih mempercayai manakah?  Baca pos ini lebih lanjut

Inilah Proposal Hidupku Tuhan

Pagi ini gerimis, dingin membuatku enggan untuk membasuhkan air wudhu, tapi tetap juga aku harus memercikkan air dingin itu ke wajah yang masih dirundung rasa mengantuk ini, teringat obrolan tadi malam, tetang cita-cita kecil, hingga cita-cita yang saat ini mungkin tercapai, tentang mimpi yang ingin menjadi kenyataan, tentang doa yang ingin dikabulkan, tentang proposal hidup yang ingin disampaikan. Baca pos ini lebih lanjut

Solo, Portai besi dan malam paling Sunyi (Kerusuhan Mei 1998 di Solo)

atrium sebelum dibakar

Tulisan ini bukan bermaksud memperingatkan kembali sejarah kelam sebelas tahun yang lalu, hanya saja saya tidak rela catatan sejarah ini seolah hilang dan hanya akan menjadi kenangan semata dan tanpa makna, tentang 14-15 mei 1998, hari dimana kabar bercerita bahwa Solo hancur saat itu, tentang malam paling sepi diantara semua malam di kota ini selama hampir 2 bulan. Baca pos ini lebih lanjut

[Serial Anak Kost] Hari pertama masuk kost (bag.1)

kost
Hari itu masih di seputaran bulan kemerdekaan tahun 2006, setelah rencana kuliah di Itenas (Waktu itu belum ada saudara dekat tinggal di Bandung) dan Amikom Jogja (gara-gara Nyokap takut ada gempa lagi) terhenti tanpa restu, kuputuskan kuliah di Solo aja, disinilah cerita ini di mulai, disana aku mengenal PSU (pelatihan super unggul) dan PPM (Penggalian Potensi Mahasiswa), kehidupan segera berubah, dari timing ke Solo sebulan sekali kini menjadi setiap hari, hingga seperti rencana kuputuskan untuk kost, kost yang masih sama sekali baru dan mungkin kamilah, Tio, Bimo, Cuplis, dan Yudi yang akan menjadi tangan pertamanya Baca pos ini lebih lanjut

4 jam untuk mencari 1 berita (saja)

Seperti ceritaku kemarin akhirnya aku melamar kerja di Radar Solo, dan setelah 4 hari menunggu akhirnya sabtu (28 maret) kemarin sebuah panggilan interview datang, dan dengan semangat 45 dari Wonogiri kumantapkan langkah motorku untuk berangkat ke Solo sepagi mungkin, dengan harapan akan mendapat absen awal saat interview nanti, eh tak dinyana ternyata sampai disana (kantor Radar Solo) udah hampir belakangan juga, wah…. Baca pos ini lebih lanjut

Nemuin Dia lagi meski hanya lewat Facebook

 

Seperti sapuan hujan ditengah kemarau yang menahun, dan setelah 6 tahun terpisah dan kehilangan kontak semalem aku melihatnya (baca cerita lebih lengkap disini) lagi meskipun hanya dengan facebook, Tuhan, meskipun sekarang kami sudah besar dan tak mungkin kisah-kisah itu terulang lagi, seolah beberapa roll film memori yang kemarin sudah aku lupain sekarang berputar lagi, memutar kisah cinta tentang polosnya anak usia SMP, hmm, ingin sekali ketawa, tersenyum saat teringat buku kumpulan puisiku tentangnya ketahuan kakak trus dibaca keras-keras di depan rumah, sampe ngambek nggak mau makan semeleman, saat kirim surat dengan amplop polos yang biasa dipake buat ngamplop resepsi, waduh terbuka lagi cerita-cerita dikala PMR, hmm, sekedar bercerita cinta pertama tuh emang bener berkesan banget, makanya aku nggak pernah setuju cintanya anak kecil tuh disebut cinta monyet, yang dah gedhe aja malah banyak yang masih kayak cinta monyet, meski aku nggak tahu buat apa tulisan ini, yang pasti aku cuman pengen tulis-tulis aja tentang cerita lama itu. Baca pos ini lebih lanjut