Blognya Triunt

Kerabat KOTAK Solo

Tag Archives: cinta

Suer, Gue Kagak Bakat Jadi Model

Hari ini hari penting, Senin, I like Monday, Semalem gue kagak bisa tidur gara-gara handphone kagak bisa dicas (charge-red), padahal nyawa batreinya udah tinggal 0,0000045 watt jah stress juga gara-gara nunggu sms yang ignored (bahasa jowonya ga digagas), Sampe dini hari gue muter-muter searching stop kontak seisi rumah yang paling cuman ada 6 biji (jowo : tancepan, jowo ndeso : cupcupan) bahkan stop kontak samping WC gue tanclepin (colokin), kagak mempan juga, akhirnya gue curi HP bokap buat gue ganti sama simcard gue, sekedar buat jaga-jaga kalo ada sms masuk, kayak sebelumnya HP bokap yang gue congkelin sim cardnya bentar cuman buat kirim pesan “Nite”. Baca pos ini lebih lanjut

Inilah Proposal Hidupku Tuhan

Pagi ini gerimis, dingin membuatku enggan untuk membasuhkan air wudhu, tapi tetap juga aku harus memercikkan air dingin itu ke wajah yang masih dirundung rasa mengantuk ini, teringat obrolan tadi malam, tetang cita-cita kecil, hingga cita-cita yang saat ini mungkin tercapai, tentang mimpi yang ingin menjadi kenyataan, tentang doa yang ingin dikabulkan, tentang proposal hidup yang ingin disampaikan. Baca pos ini lebih lanjut

Internet sebagai pelampiasan Cinta

katakan cinta
Cinta oh Cinta, kayak apa sih bentuknya, warnanya, baunya, kalo rasanya mah tiap hari bakal berbeda-beda, ada yang ngeblog sebagai media curhat, ada puisi puisi indah disana, ada juga facebook sebagai situs jaringan sosial dan microbloging yang dengan sangat gampang merubah-rubah status yang penuh kata-kata cinta hingga teman-temannya akan pura-pura kasih komentar dari yang basa-basi hingga yang tulus, yang lebih pinter kalo lagi patah hati ada aja pelampiasan, website resmi sebuah pemerintahan juga dideface dan dimasukin puisi-puisi berharap akan ada yang mendengar jeritan tangisan hatinya. dan memang begitulah adanya. Baca pos ini lebih lanjut

FIKSI, Satu Lagi Film Hebat Indonesia

 

fiksi1Mungkin terlalu terlambat mereview film ini, ya karena saya baru menontonya setelah keluar CDnya, maklum film-film kayak gini gak pernah liat di bioskop, ya mungkin bakal gak laku karena selera pasar film indonesia emang film-film norak bikinan Babe Raam Punjabi dan On Shanker kalo gak obral sex (beda loh sama vulgar) ya setan-setan, film apakah yang saya nilai hebat ini, film berjudul FIKSI (genre Thriller/Horror, Rating Dewasa), film besutan director Mouly Surya dan Sceenplay oleh Joko Anwar ini sukses membuat saya bangga bahwa orang Indonesia masih tetap produktif membuat film berkualias, film ini menambah deretan film terbaik versi saya GIE, 9 Naga, Mereka Bilang Saya Monyet, The Photograph, Tusuk Jelangkung, Mengejar Matahari, Pasir Berbisik, Realita Cinta Rock n Roll, Anak-anak Borobudur, Denias. Baca pos ini lebih lanjut

Mereka kah Calon Pemimpin Bangsa (CPB) itu

Alumni SMPN 1 Wonogiri angkatan 2000

Dulu ketika saya SMP, di belakang kaos olahraga kami tertulis CPB, mungkin yang paham makna dari singkatan itu hanyalah warga SLTPN 1 Wonogiri itu saja, kata Pak Sabali guru olahraga kami saat MOS (Masa Orientasi Siswa) CPB itu artinya Calon Pemimpin Bangsa, dulu saya mendengar makna itu hanya tersenyum saja, mana mungkin orang desa di Wonogiri ini (mereka-mereka ini) bisa jadi pemimpin bangsa, sebuah tulisan yang dulu saya anggap terlihat terlalu idealis dan terlalu narsis, tapi saat ini melihat perkembangannya aku hanya akan berkata, ternyata tulisan CPB itu benar-benar doa, aku baru sadar aku telah salah dengan sedikit terlambat. Baca pos ini lebih lanjut

Nemuin Dia lagi meski hanya lewat Facebook

 

Seperti sapuan hujan ditengah kemarau yang menahun, dan setelah 6 tahun terpisah dan kehilangan kontak semalem aku melihatnya (baca cerita lebih lengkap disini) lagi meskipun hanya dengan facebook, Tuhan, meskipun sekarang kami sudah besar dan tak mungkin kisah-kisah itu terulang lagi, seolah beberapa roll film memori yang kemarin sudah aku lupain sekarang berputar lagi, memutar kisah cinta tentang polosnya anak usia SMP, hmm, ingin sekali ketawa, tersenyum saat teringat buku kumpulan puisiku tentangnya ketahuan kakak trus dibaca keras-keras di depan rumah, sampe ngambek nggak mau makan semeleman, saat kirim surat dengan amplop polos yang biasa dipake buat ngamplop resepsi, waduh terbuka lagi cerita-cerita dikala PMR, hmm, sekedar bercerita cinta pertama tuh emang bener berkesan banget, makanya aku nggak pernah setuju cintanya anak kecil tuh disebut cinta monyet, yang dah gedhe aja malah banyak yang masih kayak cinta monyet, meski aku nggak tahu buat apa tulisan ini, yang pasti aku cuman pengen tulis-tulis aja tentang cerita lama itu. Baca pos ini lebih lanjut

Renungan dari sebuah Renungan Malam

Kamu pernah ikut pramuka, PMR, Mapala, PBB, OSIS, dan pernah mengikuti salah satu sesi acaranya yang bernama renungan malam, sebuah sesi dimana kita dibawa merenung dalam sekali, situasi yang hening, gelap, dan terkadang membuat peserta menangis sesenggukan, sebuah renungan yang pada umumnya menceritakan tentang di situasi malam ini, kamu bisa tertawa lebar, bersenang-senang, kamu boleh tidak menggubris acara renungan ini, tapi tiba-tiba kamu menerima telepon dari keluarga, kamu disuruh pulang sekarang juga oleh orang rumah, kamu masih santai saja karena berfikir ada sedikit masalah di rumah, tapi besok pagi, saat kamu masuk kampung, terlihat ada bendera merah di mulut gang Baca pos ini lebih lanjut

Dia Telah Memberi Pelajaran

Kemarin (3 Maret 2009) saya sedang melewati Solo saat mau pergi ke rumah temen di Gemolong Sragen saya berhenti di sebuah bangjo (bangjo itu letaknya bangjo Manahan ke utara), masih cukup pagi saat itu, sambil menunggu down timer lampu merah yang masih cukup lama kulihat sebuah motor berhenti di pinggiran jalan dengan pembonceng seorang wanita setengah baya, mungkin dia adalah istrinya, di sela-sela antara stang dan jok motor itu terdapat plastik besar semi transparan terlihat di dalamnya banyak sekali bungkusan-bungkusan, saat wanita itu turun dan segera mengambil beberapa dari isi plastik itu dan memberikannya kepada anak jalanan Baca pos ini lebih lanjut

Sebuah renungan tentang Jodoh

jodoh

maaf tulisan ini jangan direpost masih dieman2.

Ada beberapa orang yang sadar dan merenungkan tentang hal ini, tapi ada sebagian besar orang yang sepanjang hidupnya sampai mati belum pernah merenung atau memikirkan tentang hal ini, pernahkah anda berfikir tentang jodoh, hmm, ingat! saya nggak ngomongin pacar lho, atau cewek or cowok yang sekarang kamu kejar-kejar, tetapi tentang jodoh, hanya tentang jodoh… saya hanya pengin cerita kalo saya patah ati, kecewa, lagi ngejar cewek, baru punya pacar, atau barusan putus saya punya sebuah renungan, sebuah renungan ringan yang selalu membuat saya tegar, renunganku adalah, Tuhan siapakah jodohku, sekarang dia lagi apa? (langsung terbayang dipikiran, sekarang sedang sama pacarnya keliling kota, sedang cuci piring, sedang di atas panggung dielu-elukan, dimarahin dosen), seperti apakah dia? (Cantik kayak dian Sastro, Keriting, Mancung, Ceking, Putih, atau lawannya), Berapakah usianya? (lahir di tahun yang sama dengan kita, lebih tua dari kita, lebih muda 10 tahun dari kita), orang manakah dia? (Solo, Wonogiri, Semarang, Blora, Bandung, Tasikmalaya, Jogja, Jakarta), Seperti apakah dia? (Galak, manis, pemalu, kepedean, boros, ngirit), Sekarang kenalkah diriku? (sahabat dekat, sekarang adalah musuh/orang yang paling ku benci, adik sahabat, adik mantan, nggak kenal dan belum pernah sampai sekarang bertemu, dia artis), kapankah kami dipertemukan? Baca pos ini lebih lanjut